Menghargai Diri: Pendidikan Seksualitas Bagi Siswa SMP

Dessi Christanti

Abstract


Remaja dapat digolongkan sebagai kelompok usia rentan yang mengalami kebingungan dalam memahami relasi romantis dan perlunya batasan dalam berpacaran. Kondisi ini dapat berpotensi menjerumuskan remaja dalam hubungan pacaran tidak sehat dengan segala risikonya. Oleh karena itu diperlukan pendampingan dan psikoedukasi bagi remaja. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa di salah satu SMP di Surabaya mengenai relasi romantis yang sehat, pentingnya menghargai diri sendiri, serta kemampuan menetapkan batasan dalam berpacaran. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas VII hingga IX di SMP X Surabaya dengan jumlah peserta sebanyak 95 siswa. Metode yang digunakan adalah pembelajaran interaktif melalui pemberian materi, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil observasi, peserta menunjukkan keterlibatan dan keterbukaan di sesi pemaparan materi maupun diskusi. Pendekatan partisipatif yang digunakan dalam kegiatan ini membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan suportif bagi peserta. Dengan demikian, psikoedukasi mengenai pendidikan seksualitas dengan metode interaktif dapat menjadi salah satu upaya preventif untuk membantu remaja memahami relasi yang sehat dan menghindari perilaku berisiko.


Keywords


Psikoedukasi, pendidikan seksualitas, interaktif, pacaran, partisipatif

Full Text:

PDF

References


E. . Hurlock, Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga, 2012.

S. Kar, A. Choudhury, and A. Singh, “Understanding normal development of adolescent sexuality: A bumpy ride,” J. Hum. Reprod. Sci., vol. 8, no. 2, pp. 70–74, 2015, doi: 10.4103/0974-1208.158594.

N. P. R. A. Lestari, L. P. Sendratari, and I. W. P. Yasa, “Gaya pacaran tidak sehat (toxic relationship) pada remaja dan potensinya sebagai sumber belajar sosiologi di SMA (studi kasus di Desa Selabih, Tabanan, Bali),” J. Pendidik. Sosiol. Univ., vol. 6, no. 3, pp. 219–235, 2024.

N. A. D. Lestari and Fitriyana, “Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Seksual Remaja,” J. Kebidanan Malahayati), vol. 7, no. 2, pp. 303–309, 2021, [Online]. Available: http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan

S. H. Agil and Khadijah, “Dampak pacaran generasi Z terhadap kesehatan mental,” Didakt. J. Ilm. PGSD FKIP Univ. Mandiri, vol. 11, no. 2, pp. 254–271, 2025.

N. N. Saskia, F. P. Idris, and Sumiaty, “Perilaku toxic relationship terhadap kesehatan remaja di kota Makasar,” Wind. Public Heal. J., vol. 4, no. 3, pp. 525–538, 2023.

N. A. Sari and S. Wahyuning, “Dampak toxic relationship pada perilaku sosial mahasiswa Telkom,” J. Interak. J. Ilmu Komun., vol. 9, no. 1, pp. 58–64, 2025.

R. Y. Wijaya, A. Rafif, M. Z. Zulfikar, and I. Arifin S, “Dampak pacaran terhadap konsentrasi mahasiswa PENS dalam perspektif Islam dan ilmu Psikologi,” Nathiqiyyah J. Psikol. Islam, vol. 4, no. 2, pp. 1–6, 2021.

Suparto, “Problem Remaja dan Penilaian Moral Katolik Tentang Seks di Luar Nikah,” J. Pendidik. Agama Katolik, vol. 7, no. 4, pp. 102–118, 2012, [Online]. Available: https://ejournal.widyayuwana.ac.id/index.php/jpak/article/view/167

Y. Yasinta and F. J. Hamu, “Peran petugas pastoral dalam pendampingan remaja Katolik di Paroki Santo Klemens Puruk Cahu,” Sepakat J. Pastor. Kateketik, vol. 5, no. 1, pp. 120–130, 2019, [Online]. Available: https://ejurnal.stipas.ac.id/index.php/Sepakat/article/view/28

D. Christanti, E. Prasetyo, and H. C. Mulya, “Psikoedukasi pada orang tua tentang pendidikan seksualitas remaja melalui ajaran teologi tubuh,” J. Abdimas PeKA, vol. 7, no. 2, pp. 111–123, 2024, doi: https://doi.org/10.33508/peka.v7i2.6043 A.

E. Hielscher, C. Moores, M. Blenkin, A. Jadambaa, and J. G. Scott, “Intervention programs designed to promote healthy romantic relationships in youth : A systematic review,” J. Adolesc., vol. 92, no. September, pp. 194–236, 2021, doi: 10.1016/j.adolescence.2021.08.008.

D. Tedjawidjaja and D. Christanti, “‘ I love my self ’ : psikoedukasi menghargai diri sendiri,” J. Abdimas Musi Charitas ( JAMC ), vol. 7, no. November, pp. 71–81, 2023.

N. K. Khotimah, “Implementasi metode pembelajaran interaktif efektif pada mata kuliah keperawatan: Narative Literatur Review,” J. Pendidik. MIPA, vol. 12, no. 2, pp. 150–155, 2022, doi: https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.552.

P. Susanto et al., Pembelajaran pencegahan kekerasan seksual jenjang SMP. Jakarta: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023.

Baharuddin, L. F. E. Putri, and Rosulinawati, “Pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar,” Idarah Tarb. J. Manag. Islam. Educ., vol. 5, no. 4, pp. 418–424, 2024, doi: 10.32832/idarah.v5i4.16811.

T. Hermini, “Inovasi metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar dan kesejahteraan emosional siswa di UPTD SDN 30 Sungailiat,” Integr. Perspect. Soc. Sci. J., vol. 2, no. 2, pp. 2248–2258, 2025.

Y. S. Bitu, A. P. Setiawi, F. G. Bili, S. A. Iriyani, and E. N. S. Patty, “Pembelajaraninteraktif: Meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa,” J-KIP (Jurnal Kegur. dan Ilmu Pendidikan), vol. 5, no. 2, pp. 193–198, 2024.

J. Nurleman et al., “Afirmasi positif sebagai strategi meningkatkan harga Diri : Tinjauan terhadap gaya bahasa dan self-confidence,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 9, no. 2, pp. 18405–18411, 2025.

R. Fitri and N. Y. Tria, “Pulih dan percaya: Afirmasi positif sebagai upaya peningkatan self-esteem remaja dengan orang tua tunggal di lembaga pembinaan khusus anak,” Soc. Humanit. Educ. Stud., vol. 8, no. 2, pp. 305–313, 2025.

N. Vijayakumar and J. H. Pfeifer, “Self disclosure during adolescence: exploring tme means, targets, and types of personal exchanges,” Curr Opin Psychol., vol. February, no. 31, pp. 135–140, 2021, doi: 10.1016/j.copsyc.2019.08.005.Self-disclosure.

M. L. J. Kullberg, L. Keijsers, B. Elzinga, and L. H. . Janssen, “Facilitators and barriers of adolescent self ‐ disclosure across different confidants : A multi ‐ informant mixed methods study,” J. Adolesc., vol. 98, pp. 879–894, 2026, doi: 10.1002/jad.70100.

A. N. Salshabila and E. Wahyudi, “Peran mahasiswa sebagai fasilitator Puspaga dalam upaya mendekatkan pelayanan publik di balai RW Kelurahan Perak Barat Surabaya,” Student Sci. Creat. J., vol. 1, no. 6, pp. 29–35, 2023.

H. Nufus and B. M. R. Hidayati, “Fenomenologi peer group di kalangan remaja,” J. Theory Pract. Islam. Guid. Couns., vol. 2, no. 2, pp. 117–126, 2025, doi: doi.org/10.33367/jtpigc.v2i2.6566.

S. Faedattusyahadah et al., “Ruang curhat dan ruang bahagia : implementasi psikoedukasi , ruang aman dan fun day di SRMA X,” J. Pengbadian Masy. dan Penelit. Terap., vol. 4, no. 1, pp. 21–30, 2026, doi: https://doi.org/10.38035/jpmpt.v4i1.




DOI: https://doi.org/10.62411/ja.v9i2.3334

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Dessi christanti



Jurnal ABDIMASKU (p-ISSN : 2615-3696e-ISSN : 2620-3235) diterbitkan oleh LPPM Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Statcounter

View My Stats

 

ABDIMASKU terindeks di :