Implementasi Sistem Dukungan Akademik Berbasis AI bagi Diaspora Indonesia di Jepang

Ahmad Tri Hanuranto, Anggun Fitrian Isnawati, Umar Ali Ahmad, Wahyu Pamungkas

Abstract


Keterbatasan waktu, lokasi, dan pola kerja bergilir membatasi akses sebagian pekerja serta keluarga diaspora Indonesia di Jepang terhadap pendidikan tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan kebutuhan calon pembelajar, menyusun model kemitraan lokal, dan merealisasikan prototipe sistem dukungan akademik berbasis kecerdasan buatan untuk pembelajaran jarak jauh. Metode yang digunakan ialah pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara dan diskusi dengan pekerja serta pemberi kerja, koordinasi bersama Sari Raya Co., Ltd., sosialisasi kepada komunitas Indonesia, perancangan sistem, dan pengujian fungsional. Kegiatan lapangan berlangsung di Fukui, Aichi, dan Okayama pada 1–7 November 2025. Hasilnya mencakup rumusan pembagian peran Universitas Telkom–Sari Raya, identifikasi kebutuhan fleksibilitas belajar dan dukungan lokal, serta prototipe berbasis Moodle yang mengintegrasikan AI Chat Assistant, peringkas materi, dan generator kuis. Prototipe juga menyediakan autentikasi berbasis peran, pengelolaan mata kuliah dan peserta, penilaian, serta umpan balik hasil kuis. Umpan balik awal mitra menunjukkan penerimaan positif terhadap relevansi materi, kejelasan layanan, dan keberlanjutan program. Kegiatan ini menghasilkan fondasi teknologis dan operasional untuk uji coba terbatas, tetapi efektivitas pembelajaran dan adopsi jangka panjang masih perlu diuji pada kelompok pengguna yang lebih luas.


Keywords


diaspora Indonesia; kecerdasan buatan; Moodle; pembelajaran jarak jauh; sistem dukungan akademik

Full Text:

PDF

References


N. Oishi, “Skilled or unskilled?: The reconfiguration of migration policies in Japan,” Journal of Ethnic and Migration Studies, vol. 47, no. 10, pp. 2252–2269, 2021, doi: 10.1080/1369183X.2020.1731984.

W. Brooks, “The Dynamics of Demand: The Japanese TITP and SSW Programs in an Era of Change,” Forum of International

ry approaches to managing skilled migration: Indonesian nurses in Japan,” The Economic and Labour Relations Review, vol. 27, no. 2, pp. 231–247, 2016, doi: 10.1177/1035304616629580.

M. G. Moore and G. Kearsley, Distance Education: A Systems View of Online Learning, 3rd ed. Belmont, CA, USA: Wadsworth Cengage Learning, 2012.

E. Wenger, “Communities of practice and social learning systems,” Organization, vol. 7, no. 2, pp. 225–246, 2000, doi: 10.1177/135050840072002. Development Studies, no. 55, 2024, doi: 10.18999/forids.55.1.

M. Ford and K. Kawashima, “Regulato

A. P. Rovai, “Building sense of community at a distance,” The International Review of Research in Open and Distributed Learning, vol. 3, no. 1, 2002, doi: 10.19173/irrodl.v3i1.79.

J. L. Terrion and D. Leonard, “A taxonomy of the characteristics of student peer mentors in higher education: Findings from a literature review,” Mentoring & Tutoring: Partnership in Learning, vol. 15, no. 2, pp. 149–164, 2007, doi: 10.1080/13611260601086311.

M. Richardson, C. Abraham, and R. Bond, “Psychological correlates of university students’ academic performance: A systematic review and meta-analysis,” Psychological Bulletin, vol. 138, no. 2, pp. 353–387, 2012, doi: 10.1037/a0026838.

UNESCO, Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris, France: UNESCO, 2023, doi: 10.54675/EWZM9535.

C. Ansell and A. Gash, “Collaborative governance in theory and practice,” Journal of Public Administration Research and Theory, vol. 18, no. 4, pp. 543–571, 2008, doi: 10.1093/jopart/mum032.




DOI: https://doi.org/10.62411/ja.v9i3.3398

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ahmad Tri Hanuranto, Anggun Fitrian Isnawati, Umar Ali Ahmad, Wahyu Pamungkas



Jurnal ABDIMASKU (p-ISSN : 2615-3696, e-ISSN : 2620-3235) diterbitkan oleh LPPM Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Statcounter

View My Stats

 

ABDIMASKU terindeks di :