Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Potensi Indikasi Geografis Kopi Gunung Ungaran

Wahid Akhsin budi nur Sidiq, Arifin Ridwan, Fredy Hermanto

Abstract


Pada tahun 2021 Kabupaten Kendal memiliki total produksi kopi sebesar 1.806,3 ton, terbesar ke 4 di Jawa Tengah, dimana penghasilnya adalah Kecamatan Limbangan dan Kecamatan Boja di lereng Gunung Ungaran. Hasil interview awal dengan Kelompok Tani Kopi Berkah Wana Desa menggambarkan bahwa hasil panen dijual dalam bentuk 4 jenis dengan harga yang belum optimal karena masih rendahnya daya saing produk kopi yang dihasilkan karena tidak memiliki kekhasan cita rasa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai rintisan untuk memberikan solusi dari permasalahan tersebut dengan pengembangan potensi indikasi geografis Kopi Gunung Ungaran. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan potensi indikasi geografis kopi, diantaranya penyuluhan terkait potensi indikasi geografis dan mutu kopi, uji cita rasa kopi dan penyusunan basis data kopi. Hasil uji cita rasa kopi menunjukan bahwa kopi Robusta dan Arabika memiliki skor cita rasa sebesar 80.50 yang masuk dalam kategori excellent dengan ciri khas seperti gula merah, beraroma mirip santan. Berdasarkan hasil pemetaan partisipatif yang dikombinasikan dengan survey lapangan dapat teridentifikasi 75 lahan kopi yang dilengkapi dengan data atribut, dimana sebanyak 74 lahan membudidayakan jenis Robusta dan 1 lahan jenis Arabika. Berdasarkan hasil yang telah dicapai berupa database dan cita rasa kopi dapat digunakan sebagai dokumen pendukung usulan indikasi geografis.

 


Keywords


Pemberdayaan masyarakat, Indikasi geografis, Kopi

Full Text:

PDF

References


F. Fitriani, B. Arifin, and H. Ismono, “Indonesian coffee exports and its relation to global market integration,†J. Socioecon. Dev., vol. 4, no. 1, p. 120, 2021, doi: 10.31328/jsed.v4i1.2115.

D. Sukmayana, “State Policy Making on Coffee International Trade Commodities,†J. Gov., vol. 7, no. 2, 2022, doi: 10.31506/jog.v7i2.15356.

B. M. Suprayogi, Z. Arifin, M. K. Mawardi, I. A. Bisnis, F. I. Administrasi, and U. Brawijaya, “Analisis Daya Saing Ekspor Kopi Indonesia, Brazil, Kolombia, Dan Vietnam,†Adm. Bisnis, vol. 50, no. 2, pp. 190–194, 2017.

T.-C. Wang, “Evaluation of Grey Forecasting Method of Total Domestic Coffee Consumption in Indonesia,†Int. J. Bus. Econ. Res., vol. 6, no. 4, p. 67, 2017, doi: 10.11648/j.ijber.20170604.15.

F. Ustriaji, “Analisis Daya Saing Komoditi Ekspor Unggulan Indonesia Di Pasar Internasional,†J. Ekon. Pembang., vol. 14, no. 2, p. 149, 2017, doi: 10.22219/jep.v14i2.3851.

R. Desnky, S. Syaparuddin, and S. Aminah, “Ekspor kopi Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya,†e-Journal Perdagang. Ind. dan Monet., vol. 6, no. 1, pp. 23–34, 2018, doi: 10.22437/pim.v6i1.4656.

R. R. Maulana, U. J. Cahyono, and M. Muqoffa, “Spatial distribution in the emergence of coffee shops in Surakarta,†IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 778, no. 1, 2021, doi: 10.1088/1755-1315/778/1/012031.

D. Safitri, F. Nurikhsan, W. S. Indrianie, and W. S. Indrianie, “Fenomena Coffe Shop Di Kalangan Konsumen Remaja,†Widya Komunika, vol. 9, no. 2, p. 137, 2019, doi: 10.20884/wk.v9i2.1962.

International Coffee Organization, “Coffee Development Report 2020: The Value of Coffee: Sustainability, Inclusiveness, and Resilience,†no. January, pp. 1–108, 2020, [Online]. Available: https://issuu.com/internationalcoffeeorg/docs/cdr2020/4?ff

L. T. Berampu, Sirojuzilam, Sutarman, and B. K. F. Sembiring, “The relationship of consumer preference, value creation, and global supply chain in the third wave coffee business in sumatera utara, Indonesia,†Int. J. Supply Chain Manag., vol. 8, no. 6, pp. 731–736, 2019.

I. A. N. U. Dewi and N. N. Yuliarmi, “Pengaruh Modal , Tenaga Kerja , Dan Luas Lahan Terhadap Jumlah Produksi Kopi Arabika Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli,†E-Jurnal EP UNUD, vol. 6, no. 6, pp. 1127–1156, 2017.

B. Indonesia, Statistik Kopi Indonesia. Jakarta, 2020.

H. Zhao, “Insightful Data Science,†Harvard Data Sci. Rev., 2020, doi: 10.1162/99608f92.34d1d59e.

Kementerian Pertanian, “Outlook Komoditas Padi,†2020.

D. T. Anugraheni, I. Supriyanto, and S. Agr, “COFFEE SUPPLY CHAIN AND MARKETING CHANNEL MANAGEMENT IN Jumlah Produksi Tahun 2016 (%) Total Production in 2016 Jumlah Produksi Tahun 2017 (%) Total Production in 2017,†vol. 16, no. 3, pp. 1–8, 2018.

BPS Kabupaten Kendal, “Kabupaten Kendal Dalam Angka tahun 2022,†pp. 1–587, 2022.

databoks, “Produksi Kopi Indonesia Naik Jadi 774 , 60 Ribu Ton pada 2021,†p. 2022, 2022.

Bappeda Jateng, “Rencana pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Jawa Tengah dahun 2018-2023,†Bappeda Jawa Teng., pp. 1–907, 2019.

P. Pardono, D. R. A. Muhammad, I. Khomah, H. Ihsaniyati, and N. Setyowati, “Peningkatan Brand Image Kopi Robusta Temanggung Berbasis Indikasi Geografis,†War. LPM, vol. 25, no. 1, pp. 101–111, 2022, doi: 10.23917/warta.v25i1.602.

A. S. Ningsih, W. Waspiah, and S. Salsabilla, “Indikasi Geografis atas Carica Dieng sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Daerah,†J. Suara Huk., vol. 1, no. 1, p. 105, 2019, doi: 10.26740/jsh.v1n1.p105-120.

A. Kep, D. Penguatan, R. Kemenristekdikti, U. Nomor, T. Tentang, and M. Uang, “De Jure De Jure,†J. Penelit. Huk., vol. 19, no. 3, pp. 339–348, 2019.

J. Wilkinson, C. Cerdan, and C. Dorigon, “Geographical Indications and ‘Origin’ Products in Brazil – The Interplay of Institutions and Networks,†World Dev., vol. 98, pp. 82–92, 2017, doi: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2015.05.003.




DOI: https://doi.org/10.62411/ja.v7i1.1769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 wahid akhsin budi nur sidiq



Jurnal ABDIMASKU (p-ISSN : 2615-3696e-ISSN : 2620-3235) diterbitkan oleh LPPM Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

 

ABDIMASKU terindeks di :